Pada dasarnya penggunaan aplikasi bordir kaos pada berbagai macam kain
bertujuan untuk memberikan sentuhan estetika sehingga tampilan kain
terlihat lebih keren dan eye catching. Untuk proses bordir
kaos atau sulaman, dibutuhkan keterampilan dan peralatan yang memadai,
sehingga bisa menghasilkan berbagai jenis bordir yang beraneka ragam dan
bervariasi. Berikut ini adalah informasi mengenai beberapa jenis
bordir dan bagaimana teknik dasar pembuatannya.
Jenis-jenis bordir
Secara umum, ada 2 teknik bordir yang digunakan dalam proses
membordir yaitu Bordir dengan teknik manual atau bordir tangan dan
bordir dengan teknik komputer. Untuk teknik bordir manual, proses
pembordiran bisa dilakukan dengan mesin manual maupun tangan dengan
mengandalkan skill yang dimiliki.
Pada teknik manual yang mengandalkan keterampilan tangan, jenis
bordir bisa dibedakan menurut jenis tusuk yang diaplikasikan, seperti
pada gambar berikut ini.
![]() | |||
| Jenis Tusukan Bordir |
Sedangkan untuk jenis bordir dengan mesin baik mesin jahit maupun
mesin bordir dan komputer, jenis variasi tusuk yang diaplikasikan lebih
sedikit. Jenis tusuk yang digunakan dalam teknik ini antara lain
adalah:
Tusuk lurus, yaitu jenis tusuk yang biasanya digunakan untuk
membentuk kerangka motif sebelum dibordir dengan cara membuat motif
lurus pada bahan. Selain itu juga digunakan untuk mengisi bidang atau
isian motif pada bidang yang lebar serta motif berbentuk garis lurus
maupun melengkung.
Tusuk zigzag, yaitu jenis tusuk yang dibuat dengan cara membuat motif
zigzag berjauhan dan biasanya digunakan untuk membuat berbagai bentuk
motif seperti garis, flora fauna, motif geometris dll.
![]() |
| Tusuk Zigzag |
Jika dilihat dari hasil bordiran, jenis bordir bisa dibagi ke dalam beberapa jenis berikut ini:
- Sulam datar, berupa hasil bordir yang rata dengan permukaan kain
- Sulam terawang, berupa hasil bordir yang berlubang-lubang atau menerawang seperti pada kebaya.
- Sulam timbul, berupa hasil bordir yang timbul di permukaan kain, untuk jenis ini biasanya menggunakan jarum bordir timbul.
- Sulam bebas, berupa hasil bordir yang mengabaikan pola tenun pada kain seperti yang digunakan dalam bordir wol.
- Sulam hitungan jahitan, berupa hasil sulaman yang dibuat dengan
menghitung jumlah jahitan. Biasanya diaplikasikan pada kain kanvas,
strimin, linen dan kain aida. - Bordir aplikasi, yaitu dengan merekatkan kain pada bahan kemudian dibordir pada pinggirannya.


